Rabu, 14 Agustus 2019

Inilah Berbagai Gejala Aritmia yang Patut Dikenali

 Gejala aritmia adalah jantung berdetak lebih cepat, lebih lambat, alias tak teratur. Meski terdengar sederhana, gejala ini bisa hingga mengganggu aktivitas sehari-hari sebagian penderitanya.

Inilah Berbagai Gejala Aritmia yang Patut Dikenali

Gejala aritmia tak sama-beda sesuai dengan tipe aritmia yang dialami. Pada dasarnya, aritmia adalah gangguan irama jantung. Penderita aritmia bisa merasakan irama jantungnya terlalu cepat (takikardia), terlalu lambat (bradikardia), alias tak teratur.

Inilah Beberapa Gejala Aritmia yang Patut Dikenali - Alodokter

Sebetulnya, hampir setiap orang tentu sempat mengalami aritmia sesekali dan biasanya ini tak berbahaya. Tetapi, bila terjadi semakin-menerus tanpa argumen yang jelas, aritmia bisa menandakan adanya persoalan pada jantung Anda.

Beberapa Gejala Aritmia

Berikut ini adalah beberapa gejala aritmia sesuai dengan jenisnya:

Takikardia

Takikardia adalah gejala aritmia yang tak jarang kali terjadi. Kondisi ini ditandai dengan detak jantung yang berdenyut lebih dari 100 kali per menit, sementara umumnya detak jantung orang dewasa yang sehat berdenyut di antara 60–100 kali per menit.

Bagi sebagian besar orang, mengalami akselerasi detak jantung adalah faktor yang normal, umpama saat berolahraga alias sebagai respons tubuh kepada stres, trauma, dan penyakit. Tetapi pada penderita aritmia, detak jantung bisa menjadi cepat meski tak ada pemicu tertentu.

Bradikardia

Kebalikan dari takikardia, bradikardia adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat dari biasanya. Pada kondisi ini, detak jantung berdenyut tak lebih dari 60 kali per menit.

Bradikardia biasanya tak memunculkan gejala, tetapi kondisi ini bisa menyebabkan otak dan organ vital dalam tubuh tak bisa memperoleh oksigen yang cukup.

Irama jantung tak beraturan

Selain detak jantung sehingga lebih cepat alias lambat, gejala aritmia juga bisa berupa detak jantung yang tak beraturan. Pada kondisi ini, detak jantung bisa:

  • Terasa semacam mempunyai detak tambahan tiba-tiba
  • Terasa semacam telat untuk berdetak
  • Terasa semacam bergetar selagi beberapa detik

Aritmia bisa menurunkan kinerja jantung dalam memompa darah. Dampaknya, peredaran oksigen tubuh juga bisa terganggu. Faktor ini bisa menyebabkan munculnya beberapa gejala penyerta, semacam:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Gangguan kecemasan
  • Mudah lelah saat meperbuat aktivitas fisik
  • Sakit kepala ringan alias pusing
  • Keringat dingin
  • Pingsan

Gejala-gejala aritmia di atas bisa hilang timbul, berjalan lama, alias bahkan permanen. Apabila tak segera diatasi dengan cocok, irama jantung yang tak beraturan ini bisa berujung gagal jantung alias henti jantung mendadak.

Sebagian besar permasalahan, aritmia bisa diobati dan penderita bisa nasib dengan detak jantung yang normal kembali. Oleh sebab itu, bila Kamu mempunyai beberapa gejala aritmia di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter supaya aritmia bisa ditangani sedini mungkin.

0 komentar:

Posting Komentar